Tuesday, July 11, 2006

Its Nice

Hal yang sangat menyedihkan adalah saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu...

Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya....

Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya...

Hal yang sangat menyakitkan adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya...

Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya...

Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2 tidak melihatmu...

Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintamu...

Saat dia yang kau sayangi tiba2 mengirimkan kartu undangan pernikahannya...

Hal yang sangat mengecewakan adalah kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan...

Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu...

Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu...


Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu...

Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu...


Saat temanmu berdusta padamu atau tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak menghargai perhatian yang kau berikan.... sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak berprilaku seperti dia...

Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2 tidak melihatmu... sebenarnya dia telah mengajarkanmu agar tidak berprasangka buruk & selalu berpikiran positif bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail yang kau kirim... atau mungkin saja dia tidak melihatmu...

Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu... sebenarnya dia telah mengajarkanmu untuk menjawab e-mail temanmu yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk dan jika kau tidak bisa menjawabnya katakan kalau kau belum bisa menjawabnya jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu...

Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba2 mengirimkan kartu undangan pernikahannya... sebenarnya sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya...

Saat kau bersikap ramah tapi dia terkadang bersikap sinis padamu... sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk selalu bersikap ramah pada siapapun...

Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu... sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menjadi seorang teman yang bisa diajak berbagi cerita, mau mendengarkan keluhan temanmu dan membantunya...

Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia sedang dalam kesulitan... sebenarnya juga telah mengajarimu untuk menjadi orang yang arif & santun, kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan...

Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang2 yang menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak mengenakkan... Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai, atau bahkan mungkin dicaci dan dihina...

Sebenarnya orang2 tsb. sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati & jiwa, melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berprilaku seperti itu...

Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu...

Friday, June 23, 2006

Waiting (F)or Nothing

Nunggu....
Kata-kata itu yang tadi terlingtas ketika lewat di gedung B stttelkom.
Banyak banget orang-orang yang duduk nunggu sesuatu disana tadi. Baru sadar akan sesuatu ternyata, sebagaian senoior tingkat atas menghabiskan sebagian besar waktunya bukan untuk belajar tapi untuk nunggu....

Waiting (F)or Nothing...
Ya kata-kata itu mungkin yang terlintas....
kalo kamu pilih mana??

Waiting For Nothing.....
kadang nunggu untuk sesuatu yang ga pasti, memang meyebalkan...
kadang yang kita tungguin ternyata ga bisa kita harapkan kepastiannya...
Penyesalaan yang sering muncul ketika kita sadar bahwa menunggu sesuatu yang ga pasti, ga akan kunjung dateng kesempatan itu...
Tapi ada sisi positifnya...
Kita harus tetep berusaha, meskipun hal itu ga mungkin....

Waiting or Nothing.....
Kalo hilang aja kata F di depan, maknanya jadi lain....
kita harus tetep mencoba untuk menunggu sesuatu....
Atau kita ga akan pernah mendapatkan kesempatan untuk mencoba....
Berdoa aja sesuatu itu bisa dateng sesuai dengan apa yang kita harapkan.....

Cuma nunggu waktu mungkin yang pasti berbuah hasil....
Kita mungkin ga pernah sadar, seandainya kita menunggu waktu.... kita pasti akan mendapatkannya....

Daripada nunggu yang ga jelas mending nunggu waktu yang pasti dateng....
cuma masalahnya selama kita menunggu waktu itu, apa yang kita lakukan dah mengarah ke perubahan ke yang lebih baik bukan??

Tuesday, June 20, 2006

Hidup Penuh Dengan Pilihan

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-
pucuk daunku."

Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."

Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Renungan :

Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapa tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.

Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan kata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda.

Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.




Sadarkah kalian?

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok
yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan
pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
Pekerja itu berteriak-teriak,tetapi temannya tidak bisa
mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-
orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di
bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan
temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu
lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi
usahanya yang keduapun memperoleh hasil yang sama.

Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu
melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai
kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah
ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang
berisi pesannya.

Tuhan kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk
membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Tuhan melimpahi
kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita
menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat
kepadaNya, Tuhan sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita. ah

Sunday, June 18, 2006

Alasan Di Balik Kegagalan

Bila anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, anda bisa temukan berjuta-juta dengan mudahnya. Namun, alasan tetaplah alasan. Ia takkan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. Kerapkali, alasan serupa dengan pengingkaran. Semakin banyak menumpuk alasan, semakin besar pengingkaran pada diri sendiri. Ini menjauhkan anda dari keberhasilan; sekaligus melemahkan kekuatan diri sendiri. Berhentilah mencari suatu alasan untuk menutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.

Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas. Ditimbanya berliter-liter tanah keruh dari sungai. Ia saring lumpur dari pasir. Ia sisir pasir dari logam. Tak jemu ia lakukan hingga tampaklah butiran emas berkilauan. Begitulah semestinya anda memperlakukan kegagalan. Kegagalan itu seperti pasir keruh yang menyembunyikan emas. Bila anda terus berusaha, tekun mencari perbaikan di sela-sela kerumitan, serta berani menyingkirkan alasan-alasan, maka anda akan menemukan cahaya kesempatan. Hanya mencari alasan, sama saja dengan membuang pasir dan semua emas yang ada di dalamnya.




Hemat Energi,Jaga Kesehatan

Malam Yang gelap diam-diam berkolaborasi dengan tubuh. Hanya dalam keadaan yang benar-benar gelap tubuh menghasilkan Melantonin, salah satu hormon dalam sistem kekebalan yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari - sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melantonin terhenti.

Biolog Joan Roberts menemukan rahasia ini setelah melakukan percobaan pada hewan. Ketika hewan diberi cahaya buatan pada malam hari, melantoninnya menurun dan sistem kekebalan tubuhnya melemah.

Rupanya, Cahaya lampu - seperti juga TV - menyebabkan hormon menjadi sangat lelah. Oleh Karena itu, selain menghemat energi, dengan mematikan lampu ketika tidur merupakan cara alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Saturday, June 17, 2006

Cara Menegur Seseorang

 Cara Bijak Menegur Anak Buah

Makanya nggak heran jika muncul perasaan sungkan dan risih saat harus menegur
orang yang salah, sekalipun yang akan Anda tegur itu adalah anak buah. Tapi demi
kedisiplinan dan berjalannya sistem kerja yang teratur, Anda harus berani
menegur mereka yang salah. Berikut ini tips menegur yang cukup bijak:

- Kumpulkan informasi akurat
Dalam menegur seseorang, Anda harus memiliki alasan dan informasi yang akurat.
Tanpa hal ini, Anda bisa dianggap sewenang-wenang. Setelah mengumpulkan alasan
dan informasi tersebut, tentukan waktu dan tempat untuk membahas masalah ini.
Tapi ingat, jangan mencari-cari kesalahan orang lain hanya karena Anda merasa
ingin menegur. Artinya Anda harus menegur secara objektif.

- Tegurlah setelah terjadi pelanggaran
Jangan menunda-nunda waktu untuk menegur. Begitu tau telah terjadi pelanggaran,
lakukan peneguran. Jangan habiskan waktu untuk mencari semua bukti. Ini bukan
sidang pengadilan yang mengancam terdakwa masuk penjara. Jika Anda telah
memiliki alasan dan informasi yang akurat, ditambah keyakinan, maka sudah cukup
alasan Anda untuk menegur.

- Lakukan secara personal
Usahakan jangan menegur di tengah orang banyak. Dan jangan sekalipun menegur
melalui bantuan orang lain. Lakukan empat mata dari pribadi ke pribadi. Pilihlah
tempat yang melindungi privacy. Bersikaplah profesional! Jangan mempermalukan di
depan orang lain.

- Berikan teguran dalam keadaan tenang
Ingat, jangan menegur dalam keadaan penuh emosi. Karena emosi yang tak
terkendali bisa memperburuk keadaan. Lagipula sesuatu yang dilakukan dalam
keadaan tenang hasilnya akan jauh lebih baik dan objektif.

- Fokus pada persoalan
Teguran hendaknya jangan melenceng dari persoalan. Artinya Anda tidak boleh
menyinggung hal-hal yang tidak berkaitan dengan masalah pokok, apalagi jika Anda
menyinggung masalah pribadi. Selain itu, jangan mengungkit-ungkit kesalahan yang
sudah tutup buku alias masa lalu. Mengungkit kesalahan yang sudah lewat
mengesankan bahwa Anda seorang pendendam.

- Dengarkan pembelaannya
Anda jangan hanya menegur tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Tentu ia punya
pembelaan diri mengapa ia melakukan kesalahan tersebut. Maka tak ada salahnya,
Anda dengarkan baik-baik masalahnya. Siapa tau bisa membantu Anda dalam
memecahkan persoalan ini.

- Berikan solusi
Setelah menegur, alangkah bijak jika Anda juga memberikan solusi dan jalan
keluar sebagai upaya perbaikan. Beritahu apa yang Anda inginkan. Jangan biarkan
mereka melakukan kesalahan lagi hanya karena mereka tak tahu apa keinginan Anda.

- Buatlah komitmen perbaikan
Bicarakan hal terbaik yang dapat Anda dan dia lakukan untuk memperbaiki keadaan.
Kemudian buatlah kesepakatan dan komitmen dalam rangka perbaikan. Tentukan batas
waktu. Akhiri prosedur pemberian teguran ini dengan saling pengertian.
Selesaikan aneka konflik. Kemudian carilah kesempatan agar Anda bisa melihat
perbaikan yang dilakukannya.

Jangan lupa, teguran harus dilakukan dengan tegas sekaligus adil. Jangan hanya
menegur orang-orang yang tidak Anda suka. Dalam hal ini Anda harus
mengesampingkan sikap subjektif. Jika Anda hanya menegur orang-orang tertentu,
Anda akan dicap pilih kasih dan tidak adil. Hal yang tak kalah penting, dalam
menegur tunjukkan sikap untuk membantu, bukan menghukum. Selamat menegur...!

Cerdas kah anda?

Ini ada sedikit test, ada yang sudah pernah baca?
ANDA CERDAS DAN TELITI kah???
Berikut ini terdapat 5 buah pertanyaan. Anda harus bisa menjawabnya
dalam jangka waktu 5 menit.
Tulis setiap jawaban yang anda berikan baru kemudian kirimkan.

SOAL:
1. Beberapa bulan memiliki 30 hari, beberapa memiliki 31 hari. Ada
berapa bulan yang memiliki 28 hari?
2. Jika dokter memberikan 3 buah pil dan menyarankan anda untuk
mengkonsumsi satu pil dengan jarak waktu setengah jam, berapa
lama waktu yang anda butuhkan untuk menghabiskan seluruh pil
tersebut?
3. Anda setiap malam berangkat tidur pukul 20.00, memutar weker ke
angka 09.00 pagi. Berapa lama waktu yang digunakan anda untuk
tidur sebelum akhirnya terbangun oleh bunyi alarm?
4. Anda baru saja menggenggam sebuah korek api lalu memasuki
ruangan yang dingin dan gelap.
Dalam ruangan tersebut terdapat pemanas minyak dan sebatang
lilin. Benda yang mana yang akan anda nyalakan terlebih dahulu?
5. Berapa banyak binatang dari setiap species yang dibawa Musa ke
bahteranya?

-source from : iefile.stttelkom.ac.id-


there's always a hope...

Kadang sesuatu memang ga sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Tapi memang indah banget kalo bisa sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Tapi ketika ga sesuai dengan yang kita harapkan, kita ngerasa bahwa dunia sempiiiiiiiiiit banget ampe ga ada lagi yang bisa menuhin harapan kita....

ada satu kata-kata yang paling aku inget tapi susah untuk di laksanakan...
Ketika kita sudah menaruh harapan pada sebuah makhluk hidup, maka tunggulah datangnya kekecewaan...
Dan itu pasti...
makhluk hidup ga ada yang sempurna, makhluk hidup punya banyak kelemahan dan kekurangan....
Ketika kita berharap sama yang namanya sebuah kelemahan pasti kita sendiri tidak akan pernah merasa puas....
dan ketika kita tidak merasa puas, maka datanglah itu apa yang namanya kekecewaan...

saya cuma pengen bilang kalo, boleh kita menaruh harapan pada sebuah makhluk hidup ...
karena dengan berharap sama makhluk hidup kita merasakan memberi kepercayaan kepada sesuatu yang kita harapkan....

tetapi jangan terlalu berharap sama yang namanya makhluk hidup, karena ketika kita sudah berharap banyak ma sesuatu, maka ketika kita merasa bahwa sesuatu tersebut tidak mampu untuk memberikan harapan lebih ke kita maka kita bakal merasa kecewa banget...
Pasti itu...

Berharaplah sama sesuatu yang pasti baik, dan pasti benar ....
Allah S.W.T...

-Hope I can realize what I'm write know-

Thursday, June 15, 2006

Great day..Great Expectation...

Alhamdulillah akurinya dateng juga pengumuman assisten lab...
Setelah ga terlalu di harapkan datang nya kabar gembira dari hasil rekruitasi , akhirnya keterima juga jadi asslab common...
kemarin seh ngerasa ga bakalan di terima karena dianggap dah ada kesibukan lain di himpunan...
Tapi akhirnya di beri kepercayaan juga ma senior-senior lab...
Abis itu dateng lagi berita kalo proposal pimna  keterima...
Ga tau kabar baik pa kabar buruk....
Kabar baiknya... Ya berarti bisa punya pengalaman presentasi produk pimnas...jalan-jalan ke malang...
Kabar buruknya... ya berarti harus kerja keras nyelesain program, padahal kalo ga keterima kemarin bisa jalan-jalan gratis ke malang tanpa beban...
ya mungkin ini amanah...
Amanah untuk di laksanakan bukan untuk dibanggakan...